Candi SukuhTelaga Madirdo

Letak Geografi

Kabupaten Karanganyar terletak antara 1100 40” – 1100 70” BT dan 70 28” – 70 46” LS.

Letak Administrasi

Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu Kabupaten dari 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. Secara letak administrasi, Kabupaten Karanganyar mempunyai batas-batas dengan Kabupaten Sragen di sebelah utara, Provinsi Jawa Timur di sebelah timur, Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Sukoharjo di sebelah selatan dan Kota Surakarta dan Kabupaten Boyolali di sebelah barat.

Luas Wilayah

Kabupaten Karanganyar memiliki luas wilayah 77.378,64 Ha atau 2,38% dari total luas wilayah Provinsi Jawa Tengah, yang terdiri dari luas tanah sawah 22.340,45 Ha dan luas tanah kering 55.038,19 Ha. Tanah sawah terdiri dari irigasi teknis 19.212,51 Ha, non teknis 1.895,60 Ha, dan tidak berpengairan 1.232,34 Ha Sedangkan luas hutan Negara dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2013 selalu mengalami penurunan luas, berbeda dengan luas tanah untuk perkebunan dan peruntukan yang lain. Hutan Negara yang masih terpelihara seluas 1.836,34 Ha. Sedangkan luas tanah yang dipergunakan untuk lahan perkebunan seluas 3.622,16 Ha, dan peruntukan lain-lain seluas 11.210,80 Ha.

Ketinggian

Ketinggian antara 80 sampai 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan sebagian besar berada di rata-rata ± 511 mdpl. Adapun wilayah terendah berada di Kecamatan Kebakkramat yang memiliki ketinggian        ± 80 mdpl, disusul Kecamatan Jaten ± 90 mdpl dan wilayah tertinggi berada di wilayah Kecamatan Tawangmangu, ± 2.000 mdpl.

Morfologi

Secara morfologis, Kabupaten Karanganyar terdiri dari daerah datar, bergelombang, curam dan sangat curam, memperlihatkan bentuk menanjak bergelombang, mulai dari Kecamatan paling barat yaitu Kecamatan Colomadu, sampai dengan Kecamatan Tawangmangu. Sedangkan wilayah lereng Gunung Lawu menunjukkan gelombang. Wilayah Kabupaten Karanganyar dialiri beberapa sungai yang dari ukuran lebar tidak seberapa, namun cukup panjang. Mulai dari mata air di wilayah Kecamatan Jenawi, Kecamatan Ngargoyoso, Kecamatan Tawangmangu sampai hilir menjadi satu dengan Sungai Bengawan Solo.

Kondisi tersebut diatas dikontrol oleh struktur geologi yang berdasarkan peta geologi regional yang memperlihatkan struktur patahan, diperkirakan terdapat beberapa strutur patahan dan beberapa struktur pelurusan.

Klimatologi

Mengingat letak geografi dan topografi Kabupaten Karanganyar maka iklim adalah tropis dengan temperatur suhu antara 180–310C, Suhu terendah berada di wilayah Kecamatan Tawangmangu bila musim penghujan, yaitu 180C, sedangkan di wilayah Kecamatan Gondangrejo dan Kecamatan Colomadu mencapai suhu 310C.

Berdasarkan data dari 6 stasiun pengukur yang ada di Kabupaten Karanganyar, banyaknya hari hujan selama setahun adalah 115,6 hari dengan rata-rata curah hujan 7.231,4 mm, dimana curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Februari sampai dengan bulan April, sedangkan yang terendah pada bulan Agustus dan bulan September.

Pembagian Wilayah Administratif

Kabupaten Karanganyar terdiri dari 17 Kecamatan yang meliputi 177 Desa/Kelurahan (15 Kelurahan dan 162 Desa). Desa/Kelurahan tersebut terdiri dari 1.091 Dusun, 2.313 Dukuh, 1.876 RW dan 6.358 RT. Kecamatan Jumapolo memiliki jumlah Dusun terbesar yakni 102 Dusun, sedangkan jumlah Dusun yang terkecil ada di Kecamatan Jenawi sebesar 34. Sedangkan jumlah Dukuh terbesar dimiliki oleh Kecamatan Karangpandan, Kecamatan Kerjo, dan Kecamatan Karanganyar, masing-masing sebesar 197 Dukuh, 193 Dukuh, dan 191 Dukuh, sedangkan Kecamatan yang memiliki jumlah Dukuh terkecil adalah Tawangmangu sebanyak 82 Dukuh.

Jumlah Penduduk

Mulai tahun 2011, data penduduk yang digunakan adalah data penduduk yang bersumber dari Proyeksi Penduduk hasil Sensus Penduduk 2010. Jumlah Penduduk di Kabupaten Karanganyar berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Karanganyar pada tahun 2013/2014 sebanyak 840.171 jiwa, terdiri dari laki-laki 415.574 jiwa dan perempuan 424.597 jiwa. Kecamatan dengan penduduk terbanyak adalah Kecamatan Jaten, yaitu 80.901 jiwa (9,63 %). Sedangkan kecamatan dengan jumlah penduduk paling sedikit adalah kecamatan Jenawi, yaitu 25.470 jiwa (3,03). Jika menghitung Sex ratio berdasarkan dari Tabel 3.1.1 diketahui bahwa Jumlah Penduduk di Karanganyar lebih besar jumlah perempuan dibandingkan laki-laki, hal ini terlihat dari angka sex ratio sebesar 97,87 artinya dari 100 perempuan hanya ada 98 laki-laki. Tetapi bila di rinci masing-masing kecamatan di Kabupaten Karanganyar, ada 3 kecamatan yang memiliki angka sex ratio diatas 100, yakni Jatipuro, Jatiyoso, dan Jumapolo.

Jenis Tanah

Jenis tanah di Kabupaten Karanganyar adalah variatif, dengan kecenderungan berjenis litosol coklat kemerahan, kompleks andosol coklat, andosol coklat kekuningan, litosol, litosol coklat, mediteran coklat, mediteran coklat tua, aluvial kelabu, grumosal kelabu, regosol kelabu.

Sekilas Pandang Kabupaten Karanganyar